Profil
· Profil PSPP "INSYAF"
· Visi dan Misi
· Struktur Organisasi
· Tugas Pokok dan Tujuan
· Program Pokok Rehabilitasi Sosial
· Syarat - Syarat Penerimaan Calon Penerima Manfaat
· Kegiatan Kegiatan Panti
· FASILITAS

Menu Utama
· Depan
· Akun Anda
· Arsip Berita
· Downloads
· Gallery
· Kirim Berita
· Kontak
· Search
· Top 10
· Topics
· Web Links

Pencarian



Login
Nama Login

Password

Daftar
Lupa Password.

Perkembangan kambing Etawa Di PSPP “INSYAF” Sumut
-----------------------------------------------------------------------------------
Dipublikasi pada Minggu, 06 Pebruari 2011 by eko
-----------------------------------------------------------------------------------

Berita denny menulis "


Perkembangan Peranakan kambing etawa di PSPP “INSYAF” semakin baik kita dapat lihat dari jumlah kambing yang  semakin banyak yaitu 35 ekor  dari  semula 16 ekor terdiri dari 2 induk jatan, 14 induk kambing betina, 8  anak kambing jantan 11 anak kambing betina.  Dan induk kambing betina sekarang sedang hamil 3 bulan sebanyak 10 ekor, dan cara perkawinannya dengan cara berkelompok.
 



Untuk pertumbuhan kambing harus juga dilihat dari makananya, makanan yang diberikan untuk kambing etawa adalah rumput sepeti rumput gajah yang sangat bagus dan rumput merupakan  sumber makanan utama kambing , makanan lainnya seperti daun ubi, ampas tahu,rumput – rumput liar dan konsentrat, dan tidak  juga diberikan vitamin dan obat – obatan  1 bulan sekali oleh dokter hewan karena kambing etawa sangat mudah terkena penyakit sehingga harus sering diperiksa kesehatannya.
Peranakan etawa di Insyaf kedepannya akam menengolah susunya yang dimana diketahui bahwa susunya  berkhasiat  buat sesak nafas, jantung, penyakit lambung dan penambah stamina selama ini sudah mengolah dan mempasarkan *****a hanya sebatas kepada pegawai saja dan belum dapat sijual ke pasar karena  susu yang ada terbatas apalagi induk sedang hamil. Dan kotorannya juga akan dijual sebagai pupuk kandang .

 

Dokumenter :

 

"



 
Link Terkait
· Lebih Banyak Tentang Berita
· Berita oleh eko


Berita terpopuler tentang Berita:
Bahaya Rokok


Nilai Berita
Rata-rata: 0
Pemilih: 0

Beri nilai berita ini:

Luar Biasa
Sangat Bagus
Bagus
Biasa
Jelek


Opsi

 Versi Cetak Versi Cetak


Topics Terkait

Berita

PANTI SOSIAL PAMARDI PUTRA INSYAF, MEDAN
Departemen Sosial RI 2009